Monday, May 28, 2012

Cara membagi bandwidth dengan Bandwidth Management Software (NetLimiter)

Kali ini saya ingin berbagi tutorial mengenai "Cara membagi bandwidth dengan Bandwidth Management Software (NetLimiter 3 Pro)".

Untuk para Operator Warnet pasti sering menghadapi kendala dengan pembagian bandwidth yang tidak merata, terutama yang warnetnya tidak menggunakan Modem atau Router Mikrotik yang lebih tergolong pada kelas Hardware. Sebenarnya sobat tidak perlu berkecil hati, karena masih banyak alternatif lain tanpa menggunakan mikrotik. Salah satunya adalah yang akan saya jelaskan berikut ini.

Software yang akan kita gunakan kali ini adalah NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 32-bit dan 64-bit(Download). Syarat penggunaan software ini adalah harus terinstal di komputer Server dan juga di tiap komputer Client serta memiliki akses akun administrator di komputer yang bersangkutan. Aplikasi NetLimiter 3 Pro adalah aplikasi yang menurut saya merupakan pembagi bandwidth yang handal(The Ultimate Bandwidth Shaper) dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis. Hal itu dikarenakan aplikasi tersebut dapat memonitor semua proses yang berjalan di komputer dan mengontrol lalu-lintas bandwidth yang dimonitor. Fungsi pembatasannya bisa secara terpisah diterapkan per proses atau aplikasi yang berjalan sehingga pembatasan tidak lagi hanya membatasi bandwidth total pada suatu komputer. Ilustrasinya begini, misalkan pada suatu komputer kita membuka Mozilla Firefox dan mengakses video di YouTube, sementara kita juga mendownload suatu file menggunakan Internet Download Manager dan memainkan Game Online. Nah, dengan NetLimiter kita bisa membatasi penggunaan bandwidth pada Mozilla Firefox dan Internet Download Manager tersebut sehingga Game Online yang kita mainkan tidak mengalami lag.

Berikut ini link download NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 32-bit dan 64-bit secara terpisah(saya pisahkan karena terbukti banyak yang bingung tentang cara menginstal dan salah menginstal antara yang 32-bit dan 64-bit):
  • NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 32-bit(Download)
  • NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 64-bit(Download)
  • Serial Number NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 32-bit dan 64-bit(Download)
Cara menginstal NetLimiter 3 Pro sama seperti cara menginstal software-software pada umumnya dan membutuhkan Restart komputer supaya aplikasi dapat dijalankan.
Cara menginstal NetLimiter 3 Pro:
  • Dobel klik file "nl3setup.exe" maka akan terbuka jendela instalasi. Klik tombol Next.
  • Pada jendela berikutnya centang "I accept the terms in the License Agreement" lalu klik tombol Next.
  • Pada jendela berikutnya tentukan di mana tempat kita akan menginstal NetLimiter atau langsung klik tombol Next.
  • Jika dirasa sudah yakin akan menginstal NetLimiter, langsung tekan tombol Install.
  • Proses instalasi NetLimiter 3 Pro.
  • Sebagai informasi, komputer saya menggunakan Sistem Operasi Windows XP SP2 dan ketika proses instalasi NetLimiter 3 Pro muncul peringatan sebanyak 3x. Klik saja tombol "Continue Anyway" pada ketiga peringatan tersebut.
  • Pada jendela terakhir proses instalasi NetLimiter, klik tombol Finish.
  • Akan muncul jendela peringatan untuk merestart komputer. Klik tombol Yes.

Cara Registrasi NetLimiter 3 Pro:
  1. Ketika NetLimiter sudah terinstall dan komputer sudah direstart, buka aplikasi NetLimiter melalui ikon di System Tray.

  2. Lalu pada barisan menu klik Help => Register dan masukkan Serial Number yang sudah disertakan di dalam file yang sobat download.
Tutorial tentang cara penggunaan NetLimiter 3 Pro dibagi menjadi 2 yaitu setting pada komputer Client dan setting pada komputer Server. Setting harus dilakukan pada komputer Client dan komputer Server karena seperti yang telah saya janjikan, saya akan mengupdate postingan ini dengan menambahkan informasi tentang fitur lain NetLimiter yang baru saya pelajari dan ketahui pada tanggal 23 Januari 2013. Fitur tersebut adalah Remote Admin yang ada pada aplikasi NetLimiter. Fungsinya untuk memonitor dan mengatur lalu-lintas bandwidth pada komputer Client. Dengan adanya fungsi tersebut memungkinkan kita untuk mengontrol NetLimiter yang ada pada komputer Client dengan media pengontrolnya adalah NetLimiter yang ada pada komputer Server. Fungsi tersebut menjadikan Manajemen Bandwidth pada suatu LAN menjadi lebih mudah dan fleksibel. Mengapa saya katakan fleksibel??? Karena NetLimiter yang terkontrol dari komputer Server bisa membatasi bandwidth di komputer Client secara manual dan hanya pada saat dibutuhkan. Jadi, ketika komputer Client tidak melakukan aktivitas yang memakan terlalu banyak bandwidth, kita lepas saja batasan bandwidth pada NetLimiter(Loss) sehingga akses internet di komputer Client tetap terasa cepat.

Cara Setting NetLimiter 3 Pro di komputer Client:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikon NetLimiter di System Tray.

  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga bagian tersebut. Lalu pada bagian "Units:" pilih "kB".

Lalu bagaimana agar aplikasi tersebut dapat berjalan tanpa diketahui oleh User warnet kita?
  • Klik "Nptions" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Options yang muncul, klik pada tab Client kemudian hilangkan centang pada bagian "Check for new version, Show Tray Icon, Close to Tray dan Minimize to Tray" lalu klik tombol Apply atau Save dan tutup jendela Options. Jangan lupa hapus juga folder NetLimiter 3 Pro dari Start Menu.
  • Kemudian klik "Permissions" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Permission Editor yang muncul, pastikan bahwa Account yang terdapat pada daftar di kolom minimal ada 4(Default). Kecuali komputer anda memiliki User Account lebih dari satu, maka Account yang terdapat pada daftar di kolom Account pasti lebih dari 4(Default). Tutup jendela Permission Editor tanpa mengubah setting apapun.

  • Setting NetLimiter di komputer Client sudah selesai.

Sekarang kita lanjutkan untuk setting DCOM pada komputer Client supaya aplikasi NetLimiter pada komputer Client dapat kita remote dari aplikasi NetLimiter di komputer Server.
  • Buka jendela "Local Security Policy" melalui perintah di RUN dengan cara menekan tombol "Windows + R" pada keyboard lalu ketikkan "secpol.msc" tanpa tanda kutip dan tekan Enter. Di jendela "Local Security Settings" expand ke bagian "Local Policies => Security Options", lalu dobel klik pada "Accounts: Limit local account use of blank passwords to console logon only" yang ada di kolom sebelah kanan dan pilih Disable lalu klik OK dan tutup jendela "Local Security Settings".
  • Buka Windows Explorer lalu klik "Tools => Folder Options..." yang ada di bagian Menubar. Di jendela "Folder Options", klik pada tab View kemudian geser scrollbar ke paling bawah d`n hilangkan centang pada "Use simple file sharing (Recommended)" lalu klik OK.
  • Selanjutnya buka jendela "Component Services" dengan mengetikkan perintah "dcomcnfg.exe" pada RUN dan tekan Enter. Di jendela "Component Services", expand "Component Services => Computers => My Computer => DCOM Config => NlSvc". Klik kanan pada "NlSvc" dan pilih Properties lalu di jendela "NlSvc Properties" yang muncul klik pada tab "Endpoints" dan klik tombol "Add". Di jendela "Select DCOM protocol and endpoint" yang muncul, pilih "Use static endpoint" dan isikan nilai 4000 lalu klik OK dan OK lagi kemudian tutup jendela "Component Services".
  • Setting DCOM di komputer Client sudah selesai.
Cara Setting NetLimiter 3 Pro di komputer Server:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikon NetLimiter di System Tray.
  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga bagian tersebut. Lalu pada bagian "Units:" pilih "kB".
  • Setting NetLimiter di komputer Server sudah selesai.
Cara Meremote NetLimiter di komputer Client:

Berikut saya berikan contoh kasus di mana User sedang mendownload menggunakan aplikasi Internet Download Manager sementara User tersebut juga mengakses Facebook menggunakan Mozilla Firefox. Dengan meremote NetLimiter di komputer Client yang digunakan oleh User tersebut, kita dapat memantau dan mengatur(membatasi) lalu-lintas bandwidth di komputer Client tersebut. Lalu bagaimana caranya jika kita hanya ingin membatasi bandwidth yang digunakan oleh Internet Download Manager sementara Mozilla Firdfox yang digunakan untuk mengakses Facebook atau Browsing tetap terasa cepat akses internetnya???
  • Buka aplikasi NetLimiter di komputer Server(Operator), lalu klik pada menu "File => Remote Connect...". Di jendela "Remote Admin" yang muncul, isikan informasi yang dibutuhkan pada kolom "Host Info". Address: isikan alamat IP komputer Client, User: Isikan nama User Account Administrator komputer Client dan Auto Refresh: Bisa kita gunakan atau tidak(jika ingin kita gunakan, centang lalu pilih waktu yang diinginkan[saran saya sebaiknya gunakan fungsi Auto Refresh dan pilih waktu 1s]). Setelah selesai mengisi kolom "Host Info", klik tombol Connect maka otomatis akan muncul jendela "Logon User", langsung klik OK.
  • Jika koneksi berhasil, maka komputer Client akan masuk dalam daftar pada kolom "Recent Hosts" dan semua proses serta aplikasi yang berjalan akan terpantau dalam kolom "Node View" pada NetLimiter komputer Server sebagaimana tampilan "Node View" pada NetLimiter komputer Client itu sendiri.
  • Selanjutnya temukan dan sorot pada aplikasi Internet Download Manager yang terdapat di kolom "Node View". Lalu klik angka yang tertera pada bagian "DL Limit" untuk membatasi kecepatan Download, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Lalu klik angka yang tertera pada bagian "UL Limit" untuk membatasi kecepatan Upload, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Aktifkan fungsi limiter dengan cara mencentang opsi "Limiter" yang ada pada toolbar NetLimiter.
  • Dengan melakukan langkah-langkah di atas, berarti kita telah meremote dan membatasi kecepatan pada aplikasi Internet Download Manager sementara kecepatan Mozilla Firefox yang digunakan untuk mengakses Facebook dan program lain yang juga membutuhkan akses internet tidak kita batasi sehingga masih terasa cepat akses internetnya.
Nah sobat, demikianlah tutorial tentang cara membatasi bandwidth menggunakan NetLimiter 3 Pro. Komentar seputar pertanyaan serta saran dan kritik yang membangun sangat saya tunggu.

POSTING MENGENAI BANDWIDTH MANAGEMENT SOFTWARE NETLIMITER 3 PRO DI ATAS TELAH SELESAI SAYA UPDATE SESUAI DENGAN APA YANG SAYA JANJIKAN KEMARIN(23 JANUARI 2013). SEMOGA DAPAT BERGUNA UNTUK SOBAT BLOGGER !!!

132 comments:

  1. filenya .rar nya dipassword gan...mohon disertakan paswordnya apa...makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. File .rar nya diklik 2x gan, ntar ada kolom comment di sebelah kanan bertuliskan passwordnya.

      Delete
  2. mohon bimbingannya, masih kesulitan nyari paswordnya nih

    ReplyDelete
  3. pas mediafirenya apa gan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf lupa saya cantumkan, password Mediafirenya seperti biasa yaitu:
      coolkadet.blogspot.com
      Terima Kasih sudah berkunjung

      Delete
  4. Maksutnya memiliki akses akun administrator itu gimana ya gan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya adalah kita harus memiliki akses user account Administrator pada komputer yang bersangkutan gan. User Account pada komputer kan ada beberapa yaitu:
      Administrator
      Standard User
      Guest

      Delete
  5. suport win 7 ngga?

    ReplyDelete
  6. thank you mas ya... sudah berbagii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mas, terima kasih sudah berkunjung...

      Delete
  7. Mas,,fungsi untuk server apa mas??
    trus apa gk ada untuk membuat password nya mas..??

    TQ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Server gmn maksudnya mas?
      Itu kan di tutorial sudah jelas, bahwa aplikasi ini harus diinstal pada masing-masing komputer yang ingin diatur bandwidthnya. Tidak ada hubungannya dengan server.
      Maksudnya password untuk apanya mas?
      Sepengetahuan saya tidak ada settingan password untuk aplikasi ini.
      Terima Kasih sudah berkunjung...

      Delete
  8. Gmn cara download ny gan...sy klik download yg ada tp malah masuk yg bayar...trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih atas pemberitahuannya gan. Tampaknya Mediafire sedang mengalami masalah atau akun Mediafire saya yang sedang mengalami masalah. Saya akan berusaha memperbaiki masalah ini secepatnya. Untuk sementara mungkin agan dapat mencari software tersebut di Google.

      Delete
    2. cara menemukan code registrasinya dimana gan?
      saya gak bisa nemuinnya, makasih... :)

      Delete
  9. Untuk agan-agan sobat blogger yang bermasalah mendownload, silahkan mencoba kembali karena link download sudah saya perbaiki. Maaf saya baru bisa online.

    ReplyDelete
  10. gan mau tanya dong cara bginya bingung nih buat in sm out nya soalnya kecepatanya koneksi saya 1mgbps di bagi 3 komputer trs hrs ksh limitnya di in sm out brp yah gan biar rata

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekedar membantu gan, sebagai perbandingan kita pakai contoh koneksi warnet teman saya Paket 2Mb yang berarti kecepatan Downloadnya sekitar 250Kbps dan Uploadnya sekitar 50Kbps. Jadi, agan bisa mengambil kesimpulan jika koneksi agan 1Mb, maka mungkin kecepatan Downloadnya sekitar 125Kbps dan Uploadnya sekitar 25Kbps. Nah, dari situlah agan bagi 3:

      Download(In): 125Kbps dibagi 3 maka kasih saja 40 atau 50Kbps untuk masing-masing 3 komputer agan.

      Upload(Out): 25Kbps dibagi 3 maka kasih saja 10 atau 20Kbps untuk masing-masing 3 komputer agan.

      Jika agan masih bingung berapa sebenarnya kecepatan Download dan Upload koneksi agan, gunakan saja SPEED TEST. Banyak kok situs yang menyediakan layanan SPEED TEST. Agan cari aja di Google dengan kata kunci "Speed Test". Saya biasanya menggunakan "http://speedtest.cbn.net.id/". Sekian, semoga dapat membantu gan...

      Delete
    2. Atau agan bisa menggunakan http://speedtest.telkomspeedy.com/

      Delete
  11. terimakasih gan, semoga kebaikan agan dibalas lebih.
    salam kenal dari yana kura gan. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih kembali gan, salam kenal juga dan terimakasih atas kunjungannya...

      Delete
  12. Agan Budi,
    ini benar'' kebagi gak gan bandwith nya ... ????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begini gan, seperti yang sudah saya jelaskan pada tutorial di atas, software ini harus terinstal pada tiap-tiap komputer yang akan dibatasi bandwidthnya. Karena intinya, sistem kerja software ini adalah membatasi bandwidth komputer dimana dia terinstal, entah itu komputer server atau client warnet, dll. Dengan kata lain komputer yang bersangkutan membatasi jatah bandwidth untuk dirinya sendiri dengan bantuan software ini. Berbeda dengan bandwidth management software yang saya share pada postingan:
      http://coolkadet.blogspot.com/2012/08/bandwidth-management-software.html

      Delete
  13. oia,
    bisa minta tutorial nya gak buat bagi bandwit 2 mega ,,
    soal'a gw masih bingung nihh ???
    Please Okay,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk bandwidth 2Mb sudah saya contohkan pada tutorial posting di atas gan. Coba dibaca sampai selesai terlebih dahulu. Agan bingung di bagian mana?

      Delete
  14. saya bingung gan, setelah semuanya sudah saya ikuti mengapa game PB user client saya masih nge lag , apa ada yang salah dengan settinganya dengan saya gan ??
    padahal saya sudah mengikuti semua tutorial yang ada,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Warnet agan menggunakan berapa unit PC Clientnya gan?
      Pada tutorial di atas saya mencontohkan warnet teman saya yang menggunakan 10 unit PC Client dengan pembagian seperti yang sudah saya jelaskan yaitu:
      Download(In): 100Kbps
      Upload(Out) : 50Kbps

      Pada saat beberapa user sudah masuk ke dalam game dan ada salah satu atau beberapa yang sedang update, browsing atau download, memang yang bermain game masih ngelag, tapi tidak terlalu parah dibanding sebelum memakai NetLimiter dan itupun cuma sementara, ketika yang sedang update, browsing atau download sudah selesai, maka yang bermain game langsung normal kembali. Kalau agan mau lebih terbagi lagi bandwidthnya, agan tinggal mengurangi jatah Download(In) untuk masing-masing PC Client, misalnya kasih saja 30, 40 atau 50Kbps. Jadi ketika yang lain sedang bermain game lalu ada yang sedang update, browsing atau download, maka jatah bandwidth yang sedang update, browsing atau download cuma sebatas yang sudah agan kasih pada Download(In). Tapi dengan begitu, konsekwensinya semua Client mendapat jatah bandwidth yang sama rata. Silahkan agan bereksperimen sendiri untuk membagi rata bandwidth kepada masing-masing PC Client. Cari angka Download(In) yang pas di mana yang sedang bermain game tidak ngelag tetapi juga yang sedang update, browsing atau download tidak merasa lemot. Agan tidak usah bingung, karena sebenarnya kunci settingnya tinggal mengatur besarnya Download(In) dan Upload(Out) yang pas untuk masing-masing PC Client. Untuk sementara coba agan setting begini dulu(Saya anggap warnet agan menggunakan PC Client 10 unit dengan Bandwidth 2Mb):
      Download(In): 50Kbps
      Upload(Out) : 40Kbps

      Sekian, semoga sukses gan...

      Delete
  15. PC Gw cuma 10 gan ,
    yang baik kira'' di bagi berapa yah, antara upload & downloadnya,
    agar game online tidak nge lag pada saat user yang lain menonton youtube ??
    please pencerahannya gann ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sudah saya jelaskan pada komentar saya yang di atas gan, coba dibaca & dipahami dulu. Atau begini saja, agan kasih batasan:
      Download(In): 75 Kbps
      Upload(Out) : 30 Kbps

      Jadi jatah bandwidth untuk tiap-tiap PC sebesar angka di atas. Ketika yang lain sedang bermain game online & ada yang menonton youtube, maka yang menonton youtube mendapat kecepatan maksimal sebesar 75 Kbps dengan konsekuensi loading buffer youtubenya sesuai dengan 75 Kbps, jadi masih ada sisa bandwidth untuk yang lain. Sementara untuk game online sendiri tarikannya terhadap bandwidth tidak terlalu besar ketika sudah di dalam game gan. Hanya pada saat update atau proses login saja tarikannya besar. Kalau dengan 75 Kbps masih membuat yang bermain game online lag ketika ada yang menonton youtube, maka agan kurangi lagi 75 Kbps tadi menjadi misalnya 50 Kbps. Sebenarnya tidak ada settingan yang pas untuk penggunaan software ini gan, karena tergantung dari situasi & kondisi penggunaannya pada jaringan kita. Di warnet teman saya sama persis seperti warnet agan, 1 PC Operator & 10 PC Client dengan Bandwidth 2 Mb. Namun bedanya di warnet teman saya jarang yang menonton Youtube, kalaupun ada mungkin hanya 1 atau 2 User saja, jadi saya kasih jatah:
      Download(In): 100Kbps
      Upload(Out) : 50Kbps

      Dengan begitu sudah tidak terlalu mengganggu user yang lain contohnya yang bermain game online.

      Jadi kembali ke permasalahan agan, jawabannya adalah agan kondisikan sendiri setting yang pas untuk tiap-tiap PC Client. Untuk jatah upload(out) sebenarnya tidak terlalu penting karena upload jarang dipakai, mungkin hanya ketika memuat halaman atau mengupload file fungsi upload digunakan.

      Saran saya yang terakhir adalah:
      Agan coba-coba sendiri setting pas untuk tiap-tiap PC Client & jangan malas untuk membuka & menutup Deepfreeze dalam eksperimen agan :). Supaya lebih mantab agan gunakan juga software bandwidth management P2Pover yang hanya terinstal pada PC Operator untuk mendampingi NetLimiter. Tutorial untuk P2Pover ada pada postingan saya:
      http://coolkadet.blogspot.com/2012/08/bandwidth-management-software.html

      Sekian, selamat mencoba & semoga sukses gan...

      Delete
  16. makasih banyak mas atas informasinya, penting nih buat saya. tapi saya mau tanya, kl para user menggunakan IDM apakah bandwithnya tetap sesuai dgn yang saya setting, tu bisa ketarik juga bandwithnya. krn saya saat ini pakai soft perfect bandwith, seringkali, bandwithnya ketarik tuh. mohon bantuannya ya mas.. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Software ini sistem kerjanya membatasi lalu-lintas bandwidth pada komputer di mana dia terinstal. Jadi dengan kata lain, komputer yang telah terinstal software ini dapat membatasi lalu-lintas bandwidth pada dirinya sendiri. Ibaratnya orang mau diet, dia sendiri yang membatasi asupan makanan untuk dirinya sendiri. Jika kita ingin membagi rata bandwidth pada komputer client pada suatu jaringan, maka kita harus menginstal software ini satu persatu pada tiap-tiap komputer yang ingin dibatasi. Berbeda dengan software "soft perfect bandwith manager" yang hanya terinstal pada satu PC server dengan dua LAN Card, di mana PC tersebut sebagai GERBANG (GATE) bagi PC Client. Apakah PC agan di mana software "soft perfect bandwith manager" terinstal sudah menggunakan dua LAN Card?
      Karena kalau masih menggunakan satu LAN Card, percuma menginstal software tersebut. Posisinya tetap sama dengan PC Client & bukan sebagai GERBANG.

      Delete
    2. Software ini akan membatasi asupan bandwidth untuk semua aktivitas program & aplikasi yang menggunakan bandwidth pada PC di mana software ini terinstal. Jadi IDM pun juga akan terbatasi & mendapat jatah bandwidth sesuai dengan yang telah disetting pada NetLimiter.

      Delete
  17. apakah sofwer ni...bisa kita kontrol di pc sever?,maksudnya kita bisa setting bandwithnya di pc sever jdi gk otak atik lgi ke klient....
    thank sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali agan Romel Hendryo. Jawaban atas pertanyaan agan sama dengan jawaban atas pertanyaan agan Bowo. Silahkan dibaca terlebih dahulu jawaban saya di atas. Sekian, semoga sukses...

      Delete
    2. Untuk software yang bisa agan kontrol & hanya butuh terinstal di PC Server, agan bisa menggunakan P2Pover yang ada pada postingan saya:
      http://coolkadet.blogspot.com/2012/08/bandwidth-management-software.html

      Delete
  18. om, bisa bantuin saya gak?
    saya disini memakai 9 pc client, dan 1 server.
    bisa gak om bantuin bagikan bandwitch nya, supaya yang main game pada gak lag atau supaya ping game nya gak merah... saya memakai koneksi speedy 2mbs om... saya tunggu dech jawaban dari om, dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas hadir nya blog mengenai ini.
    sukses selalu...

    ReplyDelete
  19. Terima kasih kembali untuk agan Indra Sahputra. Sebelumnya saya jelaskan kembali sedikit tentang software ini. Software ini berfungsi untuk membatasi lalu-lintas bandwidth baik Download(In) maupun Upload(Out) pada suatu komputer di mana software ini terinstal. Jadi dengan kata lain, komputer yang telah terinstal software ini dapat membatasi lalu-lintas bandwidth pada dirinya sendiri. Ibaratnya orang mau diet, dia sendiri yang membatasi asupan makanan untuk dirinya sendiri. Jika agan Indra ingin membatasi(membagi rata) bandwidth pada 9 PC Client di warnet agan sesuai dengan bandwidth 2MB, mungkin sekedar saran dari saya gunakan setting sebagai berikut:
    Download(In): 80Kbps atau 75Kbps
    Upload(Out) : 50Kbps

    Jika agan menerapkan setting di atas dengan kata lain agan membatasi jatah bandwidth untuk tiap-tiap PC Client dengan maksud membagi rata, maka konsekwensinya adalah kecepatan untuk akses internet pada tiap-tiap PC Client akan berkurang. Kecepatan untuk akses internet yang dimaksud adalah meliputi seluruh aktivitas komputer yang berhubungan dengan internet misalnya browsing, video streaming, download, update program atau update game, loading halaman atau loading masuk game, dan lain-lain. Tetapi dampak positifnya yaitu yang sedang bermain game tidak akan terlalu terganggu atau lag dibanding ketika sebelum bandwidthnya dibagi rata.

    Sekian penjelasan dari saya, selamat mencoba dan semoga berhasil...

    ReplyDelete
  20. Saya mau tanya :

    1.Warnet saya menggunakan mikrotik dengan kecepatan 1MB, saya ingin membaginya untuk 6 PC. Kira2x pembagian yang ideal berapa ya..., antara download dan upload agar ketika user saya bermain game online tidak nge lag pada saat user yang lain menonton youtube, browsing, bermain game FB dan lain2x

    2.Apakah saya masih perlu menggunakan software NetLimiter untuk mencegah Leg ketika bermain game online saat user lain menonton youtube, browsing, bermain game FB dan lain2x??

    Tolong bantu saya ya...and salam kenal dan terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelumnya terima kasih kembali gan. Wah, sudah menggunakan mikrotik bukankah seharusnya sudah bisa terbagi rata itu gan bandwidthnya? Soalnya mikrotik sendiri kan memang khusus untuk membagi rata bandwidth. Sedangkan posting saya ini adalah cara alternatif untuk yang belum mampu menggunakan mikrotik dengan berbagai macam alasan. Begini gan jawaban atas pertanyaan agan:
      Untuk kecepatan koneksi 1MB saya asumsikan bahwa kecepatan Download(In) adalah sekitar 100Kbps dan Upload(Out) sekitar 30Kbps. Jika agan ingin membagi rata 1MB mutlak kepada 6 PC, secara logika terlalu rendah jika kita berikan kecepatan Download(In) 100Kbps dibagi 6 maka hasilnya kira-kira 16,5Kbps(akan terlalu lambat akses internet untuk Client nantinya). Jadi, saran saya berikan kecepatan sebagai berikut:
      Download(In): 50Kbps
      Upload(Out) : 30Kbps

      Game Online seperti Point Blank & Lost Saga serta sejenisnya membutuhkan asupan bandwidth besar hanya pada saat update & proses login, sedangkan ketika sudah di dalam game tidak membutuhkan asupan bandwidth terlalu besar. Game Online yang dimainkan melalui browser seperti game-game yang di Facebook, menurut pengalaman saya selama ini membutuhkan asupan bandwidth yang besar. Apalagi Youtube dan aktivitas internet lain yang membutuhkan asupan bandwidth besar.

      Seharusnya dengan menggunakan mikrotik saja agan sudah cukup bisa membagi rata bandwidth asalkan setting pada mikrotiknya benar dan sesuai dengan keinginan agan. Tetapi jika agan masih merasa kurang, silahkan agan mencoba menggunakan NetLimiter dengan cara menginstal pada masing-masing 6 PC Client di warnet agan.

      Selamat mencoba dan semoga berhasil gan... Jika masih ada yang ingin ditanyakan, silahkan agan utarakan. Saya akan membantu semampunya...

      Delete
    2. Thanks atas batuannnya, saran anda nanti saya coba. Maaf baru bilang makasih soalnya sibuk habis tahun baru sih...!, hehehehe

      Delete
    3. Terima kasih kembali gan...Ya gan selamat tahun baru 2013!

      Delete
  21. saya bingung pake yg mana net limiter atau soft perfect bandwith manager, saya baru buka warnet 2 bulan ini, speedy 1Mbps, server 1, client 8, hasil cbn speed test Dowbload 1040 kbps, upload 320 kbps. berapa pembagian speed yg utk client ?

    saya udah baca blog http://orangendonesia.blogspot.com/2012/01/membangun-pc-router-dengan-windows-xp tapi masih ragu.
    tolong bantuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begini penjelasannya gan:
      Sebelumnya saya jelaskan kembali sedikit tentang software NetLimiter ini. Software ini berfungsi untuk membatasi lalu-lintas bandwidth baik Download(In) maupun Upload(Out) pada suatu komputer di mana software ini terinstal. Jadi dengan kata lain, komputer yang telah terinstal software ini dapat membatasi lalu-lintas bandwidth pada dirinya sendiri. Ibaratnya orang mau diet, dia sendiri yang membatasi asupan makanan untuk dirinya sendiri. Dengan cara penggunaannya adalah harus terinstal pada tiap-tiap PC Client.

      Sedangkan Soft Perfect Bandwidth Manager fungsinya adalah sebagai gerbang(gate) dan hanya terinstal pada satu PC yang digunakan sebagai server dengan syarat PC tersebut memiliki 2 buah LAN Card. Dari 2 buah LAN Card tersebut, yang satu digunakan sebagai jalur masuk(In) kabel LAN dari Modem dan yang satu lagi sebagai jalur keluar(Out) kabel LAN ke HUB yang kemudian akan dibagi ke beberapa PC sesuai jumlah Port yang ada pada HUB.

      Agan tinggal memilih software yang mana dari ke 2 software tersebut yang cocok dan ingin agan gunakan. Sebagai pembagiannya, berikan saja kecepatan:
      Download(In): 50Kbps
      Upload(Out) : 30Kbps

      Atau berikan nilai lain sesuai dengan keinginan agan. Jika sudah menemukan nilai yang pas sehingga tidak terjadi lagi Lag pada Client agan, maka agan bisa menerapkan nilai tersebut terhadap tiap-tiap Client.

      Selamat mencoba dan semoga berhasil...

      Delete
    2. terima kasih atas masukkannya.
      oia gan ga da share anti virus yg bagus ?
      smdv saya msh yg free ver 9.1

      Delete
    3. Terima kasih kembali gan... Anti Virus sebenarnya semua sama saja gan, tergantung kepada kita sendiri bagaimana memperlakukan komputer kita. Saya selama ini malah tidak menggunakan anti virus sama sekali, soalnya saya jarang memasukkan atau menginstal program atau aplikasi yang aneh-aneh, hehehe. Kalaupun komputer saya terinfeksi virus, langsung saya atasi dengan cara saya sendiri. Karena selama ini virus yang menginfeksi komputer saya paling-paling hanya virus shortcut, sality & virus-virus ringan lainnya.

      Memangnya anti virus itu mau agan instal di komputer mana, komputer pribadi, client warnet atau server warnet(operator)?

      Delete
    4. This comment has been removed by the author.

      Delete
    5. jadi 8 client dapat in 50 kbps n out 30 kbps
      net limiter belum d pasang masih, masih tunggu jawaban dpat berapa masing2 client ?
      hehehe...

      komputer pribadi rangkap server.
      task manager ga bisa akses.
      di karantina smdv ada suspect (autorun.inf, difbip.cmd, jdvnr.pif, nhww.exe, xmmi.cmd, mijr.exe)

      Delete
    6. NetLimiter diinstal dulu tanpa diatur batasan bandwidthnya sebenarnya tidak masalah gan, karena tidak akan berfungsi dan koneksi kita normal tidak terbatasi. Kecuali jika telah kita atur batasan bandwidthnya, baru koneksi kita terbatasi. Untuk sementara agan terapkan saja dulu:
      Download(In): 50Kbps
      Upload(Out) : 30Kbps

      Lalu agan coba akses internet pada satu Client saja, jika terlalu lambat agan naikkan nilai limitnya menjadi:
      Download(In): 60Kbps
      Upload(Out) : 40Kbps

      sampai agan menemukan kecepatan yang dirasa tidak terlalu lambat tapi tetap dalam kondisi terbatasi. Percobaan lebih lanjut adalah dengan cara memainkan game online pada satu client lalu mengakses internet untuk membuka halaman suatu situs, mendownload, menonton youtube atau kegiatan lainnya pada client lain. Kemudian perhatikan apakah gamenya lag ketika client yang lain melakukan akses internet misalnya mendownload. Jika sudah menemukan nilai batasan yang pas di mana komputer client yang bermain game online tidak lag ketika komputer client yang lain digunakan untuk akses internet misalnya saja mendownload, maka terapkan nilai batasan tersebut sama rata pada tiap-tiap client.

      Dicoba dulu smadavnya diuninstal gan, lalu download dan instal avira free terbaru dari situs avira sendiri. Setelah terinstal kemudian update avira tersebut. Kemudian scan komputer agan menggunakan avira tersebut. Jika memang ditemukan virus, hapus saja asalkan virus tersebut tidak menginfeksi file-file sistem. Jika setelah melakukan seperti saran saya tetapi agan masih bingung dengan masalah anti virus, silahkan agan bertanya kembali. Apakah komputer Server yang agan maksud menggunakan Deepfreeze?

      Delete
    7. Untuk task manager yang tidak bisa diakses agan cari tahu penyebabnya terlebih dahulu. Mungkin karena dibatasi oleh suatu program yang ada di komputer agan atau karena virus. Untuk cara mendisable dan mengenable task manager bisa agan cari tutorialnya di google. Biasanya lewat Registry Editor(regedit) atau Group Policy Editor(gpedit.msc).

      Delete
    8. server tidak menggunakan Deepfreeze, apa harus pasang Deepfreeze ?

      nanti saya coba pasang netlimiter, utk dampingi P2pover

      nanti saya cari d google tutorialnya.

      terima kasih atas semua jawabannya.

      Delete
  22. saya coba instal avira di server, tapi extracting tidak selesai cuma kira2 20% langsung hilang tidak langsung masuk penginstalan. mohon bantuannya lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sepertinya komputer agan memang sudah terinfeksi virus parah sekali. Saya ambil kesimpulan dari usaha agan menginstal avira yang gagal. Itu biasanya karena proses menginstalnya disuspend oleh virus. Saran saya lebih baik agan backup dulu data-data penting di komputer tersebut termasuk data billing, kemudian agan instal ulang komputer tersebut. Lakukan clean instal dan partisi ulang agar tidak ada file virus yang tersisa. Setelah selesai diinstal ulang, yang perlu agan perhatikan dan lakukan adalah menginstal anti virus terbaru lalu mengupdatenya terlebih dahulu. Agar tidak terjangkit virus kembali. Baru kemudian agan instal driver dan program atau aplikasi lain. Saya rasa proses instal ulang tersebut memakan waktu paling lama hanya 1 jam, dengan catatan yang agan lakukan hanya clean instal, instal anti virus dan instal billing. Dengan begitu komputer sudah dapat digunakan sebagai server lagi.

      Sebaiknya agan instal Deepfreeze pada komputer server tersebut dan hanya kunci drive sistemnya saja, misalnya drive C:/. Untuk direktori tempat menginstal billing sebaiknya diletakkan pada drive lain, misalnya drive D:/.

      Saya berikan contoh komputer server di warnet teman-teman saya yang semuanya adalah hasil kerja saya. Pada saat melakukan clean instal sistem operasi Windows XP SP2, saya bagi partisinya menjadi:
      C:/(20Gb) Khusus sistem dan program-program penting lainnya khususnya Anti Virus.
      D:/(10Gb) Khusus billing saja(Billing Explorer).

      Sedangkan sisa space harddisk saya bagi lagi untuk digunakan sebagai Drive lain tempat menyimpan data-data, game, dan lain-lain. Sebut saja drive E:/, F:/, dan seterusnya. Kapasitas harddisk PC Server 250Gb. Anti Virus saya menggunakan Avast Free Antivirus, Antivirus Avast bisa kita beri password untuk mencegah orang yang tidak berwenang mematikannya.

      1.) Sistem Operasi apa yang agan gunakan pada PC Server?
      2.) Billing apa yang agan gunakan pada PC Server?
      3.) Apakah PC Server tersebut digunakan untuk Sharing data ke Client?
      Untuk Sharing data saran saya sebaiknya gunakan 1 komputer khusus sebagai server, jangan gunakan PC Operator. Seperti di warnet teman-teman saya, ada 1 PC tanpa monitor yang khusus digunakan sebagai server data(Film, Musik dan Data Client).

      Delete
  23. 1.sistem operasi windows xp sp2
    2.billing explorer ver deskpro6 2007 F.09
    3.tidak sharing

    server p4 2 ghz, hdd 40 Gb, RAM 1 Gb (512MB 2 keping) sudah partisi 20/20.

    P2pover bisa
    netlimiter di client beberapa ada yg ACK di rule seting

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk poin 1 & 2 sama seperti yang saya terapkan pada komputer server di warnet teman-teman saya. Syukurlah kalau P2povernya sudah bisa gan.

      Untuk NetLimiternya yang ACK sebaiknya agan setting ulang rulenya. Pada saat masih di kotak Rule Editor, klik pada tab Advanced lalu berikan centang pada bagian "Filter ACK:". Seharusnya pada saat kita Add Rule, bagian tersebut sudah tercentang secara defaultnya. Mungkin agan tanpa sengaja menghilangkan centangnya. Sebaiknya biarkan tercentang gan, karena jika tidak tercentang akan menyebabkan koneksi tidak stabil.

      Delete
  24. ini khusus Lan iia gan ..?

    untuk wifi bisa gk ..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul ini khusus LAN gan. Soalnya software ini harus kita instal pada tiap-tiap Client dalam jaringan LAN, misalnya warnet atau kantor. Setelah kita instal masih harus kita setting dulu supaya software ini dapat bekerja dengan baik. Kalau untuk WiFi atau WLAN agan gunakan saja software P2pover yang ada pada postingan saya:
      http://coolkadet.blogspot.com/2012/08/bandwidth-management-software.html

      Software itu cukup agan instal di laptop atau komputer agan lalu jalankan sesuai tutorial yang saya berikan pada postingan tersebut. Maka agan sudah dapat memonitor serta mengatur(membatasi) lalu-lintas bandwidth pada suatu jaringan WiFi atau WLAN.

      Delete
  25. komputer sudah saya format ulang semua, instal avast, tapi semua program bnyk yg di block, firefox, semua yang program .exe termasuk P2pover.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang agan sebut diblok itu nama sebenarnya sandbox mode. Sandbox mode atau kotak pasir adalah istilah Avast untuk sebuah fiturnya yang berfungsi memantau setiap aplikasi atau program yang akan dijalankan pada komputer yang bersangkutan. Mode ini adalah demi keamanan semata, Sandbox Mode hanya akan muncul ketika kita menjalankan aplikasi yang masih belum dikenal oleh Avast. Sebenarnya cara mengatasinya cukup mudah gan, cukup kita klik "Open Normally" setiap sandbox mode muncul dan jangan lupa centang "Remember My Answer", maka sandbox mode tidak akan muncul lagi untuk aplikasi tersebut karena sudah kita perkenalkan kepada Avast.

      Delete
  26. saya cuma instal netlimiter sesuai tutorial, tidak merubah ACK, d beberapa client wktu instal ada warning klo ga salah "notpassed windows logo" trus ada perintah "continue anyway / stop instalation".

    ReplyDelete
  27. Itu cuma sekedar peringatan kompatibilitas program pada saat proses instalasi. Klik saja Continue Anyway gan. Sejauh ini bagaimana hasilnya menggunakan NetLimiter, apakah agan sudah merasakan perubahan dan apakah agan sudah menemukan nilai batasan bandwidth yang pas?

    ReplyDelete
  28. belum d pake batasan bandwithnya baru instal semua, masih sibuk sama server yg kena virus lagi dr backup data flash disk. avira block smua program billing, P2pover, realtek ac97 sound.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kok bisa sampai terinfeksi virus lagi gan?
      Setelah melakukan Clean Install dan sudah terinstal Antivirus di komputer tersebut, sebaiknya agan Install program-program penting saja terlebih dahulu, contohnya Driver dan Billing. Jangan terburu-buru memasukkan data-data lain yang masih belum jelas mengandung virus atau tidak. Coba scan media tempat agan menyimpan semua data backup(Flashdisk atau Harddisk) di komputer yang sehat dan Antivirusnya terupdate. Jika menemukan virus, perhatikan apakah file yang terinfeksi adalah data penting, jika bukan data penting langsung delete saja. Jika yang terinfeksi virus adalah aplikasi, driver atau game, lebih baik dihapus saja gan, bukankah masih bisa mencarinya dan mendownload di Internet. Intinya, file yang sudah terinfeksi virus jangan agan paksakan masuk ke komputer yang sudah di Clean Install. Bukankah sayang sekali jika kita harus menginstal ulang lagi cuma gara-gara terinfeksi virus yang sebenarnya karena kita sendiri yang terlalu memaksakan file bervirus dicopy ke komputer tersebut. Kalau masalah driver, misalnya agan tidak punya backupnya, jangan khawatir gan. Gunakan saja aplikasi CPUZ yang portable alias tanpa perlu diinstal untuk mengetahui info tentang komputer kita supaya mudah mencari driver-drivernya. Yang perlu kita perhatikan dari hasil pengecekan CPUZ hanya Manufacture dan Model Main Board.

      Contoh: Manufacture: ECS
      Model : P43G

      Maka kita tinggal mengetik pada Google "Driver ECS P43G".
      Tanpa CPUZ sebenarnya bisa kita gunakan "DirectX Diagnostic Tool" bawaan Windows. Buka RUN lalu ketikkan "dxdiag" tanpa tanda kutip lalu tekan Enter. Jika muncul peringatan klik YES. Pada halaman pertama perhatikan pada bagian "System Manufacturer & System Model".

      Delete
  29. hasil DirectX Diagnostic.
    sytem Manufacturer= VIA Technologies, Inc.
    system Model= P4M266-8235

    ReplyDelete
  30. hasil cpuz
    manufacturer tidak ada
    System model sama spt hasil DirectX Diagnostic

    ReplyDelete
  31. virus masih bisa d bersihkan oleh avast, untung belum d block avast oleh virus. tinggal install yg laen baru netlimiter client.
    client spt nya kena virus dr flash disk saya. mungkin satu-persatu saya clean client.

    makasih utk ilmu n bantuannya selama ini, hanya tuhan yg bisa membalas kebaikan mas budi.

    banyak2 terima kasih dari saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amien...terima kasih kembali gan...
      Sebenarnya masalah virus solusinya mudah gan, asalkan hanya virus-virus ringan dan bukan virus yang berbahaya. Saran saya ya sebaiknya pastikan dulu semua data dan media yang akan dihubungkan ke komputer benar-benar bersih dari virus.

      Untuk CPU-Z agan download yang ini jika PC agan 32bits:
      http://www.cpuid.com/downloads/cpu-z/1.62-32bits-en.zip

      Agan yakin Manufacturernya tidak muncul di CPU-Z?
      Ini saya beri contoh hasil pengecekan CPU-Z di komputer saya:
      http://img600.imageshack.us/img600/4909/cpuzgu.jpg

      Cara penggunaannya, agan buka aplikasi CPU-Z lalu agan klik pada tab Mainboard dan agan perhatikan pada bagian Manufacturer dan Model.

      Tetapi jika agan ingin cara mencari driver semua tipe komputer yang lebih mudah, agan bisa melihat pada postingan saya:
      http://coolkadet.blogspot.com/2013/01/cara-download-driver-semua-tipe-komputer.html

      Delete
  32. saya yakin manufacturer tidak muncul, saya juga pakai cpu-z 1.62-32-en.zip. pas baca posting agan saya coba lagi tetap tidak ada.

    makasih tp tadi malam saya sudah dapat driver soundnya.

    ReplyDelete
  33. Permisi, saya maun tanya ... diwarnet saya menggunakan speedy 2mb ... server menggunakan ClearOS bandwidht managment menggunakan WebHTB, yang ingin saya tanyakan untuk pembagian Bandwidth dan Limit berapa ya gan? dengan Computer client 10Unit + 1 unit operator
    Bandwidth : ?
    Limit : ?

    Itu saja , makasih_salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali gan...
      Coba agan gunakan setting sebagai berikut:

      [*]Membagi Bandwidth Administrator[*]
      Sebelum membagi bandwidth untuk Client, Agan harus membagi bandwidth untuk komputer administrator jaringan(Operator). Pastinya, bandwidth yang digunakan lebih besar dibandingkan bandwidth Client.

      - Buka browser agan, dan ketikkan alamat https://192.168.0.50/webhtb, dan masukkan password user root pada kolom password.
      - Pilih interface yang akan digunakan, dengan cara klik tab interface pada panel atas | pilih add interface. Disini dipilih eth1 karena eth1 merupakan interface yang mengarah ke jaringan lokal. Pilih Click to Add.
      - Buat class dengan melakukan klik menu tab Classes | Add Classes.
      - Di jendela add classes isikan nama: Administrator, bandwidth:2048, limit: 2048, burst: 0, priority: 1, Que: SFQ. Klik tanda centang untuk simpan.
      - Tambahkan user admin pada kelas Administrator. Klik menu Add Client.
      - Pilih kelas administrator pada bagian Choose a class.
      - Berikan nama pada kolom name: admin-internet, bandwidth: 2048, limit: 2048, burst: 0, priority: 2, dst ips: 192.168.0.10 (sesuaikan dengan alamat ip komputer admin atau operator di warnet agan). Klik Save, dan tutup jendela Client.
      - Restart QOS dari menu Change QOS status | pilih Start/Restart QOS.
      bandwidth dan limit komputer administrator diberikan sebesar 2048 Kbps, nomor prioritas dapat agan ubah sesuai keinginan agan. Semakin kecil, nilai prioritas semakin diutamakan. Saat ini, komputer admin dengan ip 192.168.0.10 akan memiliki bandwidth 2048 Kbps.


      [*]Membagi Bandwidth Client[*]
      Agan akan membagi bandwidth yang besarnya 2 Mbps, dan memiliki jumlah Client sebanyak 10 host. Masing-masing host akan mendapatkan bandwidth 128 Kbps dan limit 512 Kbps.

      - Buka browser agan, dan ketikkan alamat https://192.168.0.50/webhtb, dan masukkan password user root pada kolom password.
      - Buat Class untuk semua Host. Pilih tab Classes pada panel atas | Add Classes.
      - Pada jendela Add Classes, isikan name sesuai keinginan agan, misalnya Client-Net, berikan bandwidth sebesar: 1280, limit: 1800, burst: 0, priority: 2, dan Que: SFQ. Klik tanda centang untuk menyimpan konfigurasi.
      - Saatnya menambahkan Client atas Host. Klik tab Add Client pada panel atas.
      - Pada jendela Add Client, pilih kelas Client-Net pada bagian Choose a class.
      - Pada bagian Client berikan nama klien1, berikan bandwidth: 128, limit 512, burst: 0, priority: 2, upload: 128, dst ips: (isikan dengan ip address komputer Client 1). Klik Save.
      - Tambahkan host berikutnya, sama seperti menambahkan Client di atas.
      - Aktifkan manajemen bandwidthnya dengan merestart QOS dengan melakukan klik pada Change QOS status | pilih Start/Restart QOS.
      - Coba ukur bandwidth komputer Client agan dari situs pengukur bandwidth yang tersedia di Internet(bandwidth speed test).

      Selamat mencoba dan semoga berhasil...

      Delete
    2. ok,... makasih gan dah respon jg sudah memberikan penjelasan secara detail... baiklah akan sy coba tutor ini, dan sangat membantu saya,

      terimakasih-salam

      Delete
    3. Terima kasih kembali dan selamat mencoba gan...

      Delete
  34. permisi,mau tanya..kalo untuk 2 komputer yg terkoneksi dengan switch hub program ini bisa jalan gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa. Tinggal menginstal dan setting program ini pada 2 komputer tersebut. Untuk batasan bandwidthnya, terlebih dulu agan harus mencari tahu kecepatan total koneksi internet agan dengan "Bandwidth Speed Test":
      http://speedtest.telkomspeedy.com/ atau http://speedtest.cbn.net.id/

      Lalu tinggal agan bagi 2 kecepatan total koneksi internet agan kepada 2 komputer tersebut.

      Delete
  35. Apa aman dari virus nie softwer???
    Soalnya kemarin coba2 gituan ehh malah kena virus nie computer...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman. Sudah saya gunakan pada komputer-komputer client di warnet-warnet teman-teman saya.

      Delete
  36. Gmana carax instal software bandwith yang ada di atas jika menggunakan pc thin client/pc station.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, saya belum pernah menggunakan alat tersebut gan, jadi belum bisa memberikan jawaban untuk agan. Alat yang agan maksud itu kan gunanya sebagai pengganti CPU dengan syarat harus ada 1 komputer induk sebagai server. Jadi intinya CPU yang digunakan hanya satu yaitu komputer induk, sedangkan komputer-komputer lain(sebut saja client) tidak menggunakan CPU tetapi menggunakan alat PC Station seperti yang agan maksud. Sedangkan aplikasi pada postingan saya kali ini fungsinya membatasi kecepatan koneksi internet pada suatu komputer di mana aplikasi tersebut terinstal. Jadi ibaratnya komputer tersebut melakukan diet asupan bandwidth terhadap dirinya sendiri dengan bantuan aplikasi NetLimiter. Jika hanya satu CPU yaitu komputer induk, maka yang terbatasi adalah komputer tersebut, dan artinya sama saja agan mengurangi atau membatasi kecepatan total koneksi internet agan. Jadi, menurut saya aplikasi NetLimiter tidak bisa digunakan pada sebuah jaringan LAN yang menggunakan PC Station.

      Delete
  37. Mampir lagi nih gan,... masih ada yg mau saya tanyakan,... begini gan,... sesuai tutor yg agan berikan sudah saya coba dan hasilnya pun ok,... yang ingin saya tanyakan apakah bisa saya pasang software tambahan yaitu Net Limiter dan apakah bisa krn saya sudah ada QS dan Webhtb, krn pada saat client main game PB & lost saga dan client sebelah buka youtube yang main game jd nglag, mohon pencerhannya gan.

    makasih atas masukannya gan_salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gan, silahkan ikuti sesuai tutorial pada postingan di atas. Semoga berhasil...

      Delete
  38. gan saya coba d satu client In=70 kbps Out=30 kbps, tapi baru coba buka mozilla selalu loading page, saya lihat di netlimiter angka yg jalan misalnya 123453,00. pengaturan saya bikin KB bukan B, kenapa ya ? saya coba install d client satu lagi juga begitu.

    oia server d pasang netlimiter juga ga ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apakah semua setting sudah sesuai tutorial pada postingan saya di atas gan?
      Jika memang sudah, coba agan buka NetLimiter tersebut lalu perhatikan pada bagian atas yang terdapat tulisan dengan tanda centang berwarna jingga:
      Blocker
      Limiter
      Stats

      Hilangkan semua centang berwarna jingga dengan cara mengklik pada tulisan yang bersangkutan, jika ada peringatan yang muncul langsung klik YES. Kemudian agan coba lagi browsing di Mozilla, jika ternyata koneksi normal kembali pada Mozilla, maka agan terapkan cara ini pada NetLimiter untuk sementara. Tujuan menghilangkan centang tersebut adalah untuk menon-aktifkan fungsi sesuai tulisan yang bersangkutan pada NetLimiter.

      Selanjutnya akan saya bantu mencari solusi tepatnya.

      Untuk server tidak usah kecuali agan ingin membatasi kecepatan koneksi PC Server.

      Delete
    2. setting sesuai tutorial.

      Blocker
      Limiter
      Stats
      sudah saya hilangkan centang'y baru berjalan mozilla'y.
      setting in 70 kbps out 20 kbps. ketika berjalan
      DL Speed 419430,38
      UL Speed 0,03 klo lg buka 2 tab/loading UL berubah yg di belakang koma'y.

      Delete
    3. Gan pc client saya install XP SP2, tp ada satu client yang belum d install XP SP2 masih ttp XP SP3 dia jalan normal limiternya.
      apa pengaruh XP SP2...?

      tp ada beberapa sebelum d format ttp tidak bisa, tp tidak saya perhatikan client lain pke SP berapa sebelum d format, karena saya beli seken n tinggal pakai.

      Delete
    4. Ya mungkin juga penyebabnya karena Sistem Operasi gan. Tetapi saya sendiri sebenarnya menggunakan Windows XP SP2 gan dan NetLimiter bisa berfungsi normal. Windows XP SP2 yang saya gunakan masih asli dan Untouch, apakah milik agan juga sama?
      Karena jika Windows XP nya menggunakan yang sudah dimodifikasi, biasanya memang terjadi masalah tertentu. Jika agan ingin mengunduh Windows XP SP2 yang masih asli atau Untouch, banyak kok linknya di Google. Coba agan download dan instal Net Framework 2.0 dulu sebelum menginstal NetLimiter.

      Delete
    5. sampul cd'y bertulis windows xp corporate edition, service pack 2 integrated.

      jadi netlimiter saya uninstall dulu terus install net framework 2.0, baru install netlimiter lagi ?

      Delete
    6. Coba agan tekan tombol Windows + Pause Break pada keyboard di komputer yang menggunakan OS Windows XP SP2 untuk membuka jendela System Properties, lalu perhatikan pada bagian "System:". Sebagai contoh saya tuliskan keterangan yang tertera di bagian "System:" pada jendela System Properties di komputer saya adalah sebagai berikut:
      System:
      Microsoft Windows XP
      Professional
      Version 2002
      Service Pack 2

      Apakah sama dengan milik agan?

      NET Framework 2.0 bisa agan install tanpa menguninstall NetLimiter terlebih dahulu jika memang NetLimiternya sudah terlanjur terinstal. Tetapi jika masalahnya masih tetap, sebaiknya dicoba NetLimiter diuninstall terlebih dahulu kemudian install NET Framework 2.0 dan install kembali NetLimiternya.

      Delete
    7. punya saya sama
      system:
      microsoft windows xp
      profesional
      version 2002
      service pack 2
      computer:
      intel (R)
      Pentium(R)4 cpu 2.80GHz
      2.79GHz. 1.00 GB of RAM
      Physical Addres Extension

      Delete
    8. Lalu bagaimana dengan NetLimiternya, apakah sudah bisa berfungsi dengan normal di komputer agan yang menggunakan OS Windows XP SP2?

      Delete
    9. net framework 2.0 belum d install jd belumd coba lagi.
      nunggu jawaban yg uninstall net limiter dulu atau tidak yg diatas, sebelum install net framework.

      nnti saya coba instal net framework tanpa uninstall net limiter.

      windows saya gmn ?

      Delete
    10. tetap tidak bisa netlimiter nya, sudah saya uninstall dan install ulang netlimiter nya setelah install frame network 2.0.

      Delete
    11. Begini saja gan, untuk masalah NetLimiternya menunggu update posting dari saya.

      Delete
  39. makasih gan, sâya nyari-nyari pake mitrokit gak tau-tau, untungnya terbantu ^_^
    jangan lupa mampir ya gan ke web saya di www.deannsetiia.net | www.catetan.deannsetiia.net

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kembali gan...Ya nanti saya mampir ke web agan.

      Delete
  40. salam mas
    saya mau nanya gimana cara kunci program biar tidak diganggu gugat
    sama user dan cara hapus folder netlimiter3 dari program menu.
    saya udah baca komen mas ini tapi kurang paham..
    Kita hanya perlu masuk ke menu Option pada aplikasi NetLimiter yang ada pada barisan menu klik File ==> Option dan pada tab Client hilangkan centang untuk Check for new version, Show Tray Icon, Close to Tray dan Minimize to Tray lalu klik Apply atau Save. Jangan lupa hapus juga folder NetLimiter 3 dari Start Menu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan 1 lagi mas setelah sayah istal muncul masalah ada tulisan:run timer eror

      Delete
    2. Untuk mengunci program NetLimiter tidak mungkin dilakukan. Kita hanya bisa menyembunyikan program NetLimiter dari System Tray Icon dan menghapus folder NetLimiter dari Start Menu -> Programs sebagaimana telah saya jelaskan dalam tutorial pada postingan di atas.

      Cara untuk menghapus folder NetLimiter dari Start Menu -> Programs:
      - Klik pada tombol Start berlogo Windows di pojok kiri bawah komputer agan.
      - Lalu arahkan cursor mouse ke Programs maka akan terbuka Sub Menu yang berisikan folder dan shortcut-shortcut program di komputer agan.
      - Kemudian arahkan cursor mouse ke folder NetLimiter, klik kanan dan pilih Delete sambil menekan tombol Shift pada keyboard, jika ada peringatan yang muncul pilih "Yes".

      Catatan: Dengan menekan tombol Shift pada keyboard ketika ketika akan menghapus, maka apapun yang kita hapus tersebut akan terhapus secara permanen tanpa masuk ke Recycle Bin.

      Untuk Run Time Error, coba agan install ulang aplikasi NetLimiternya. Jika masih terjadi Run Time Error, silahkan agan berkomentar lagi.

      Sistem Operasi apa yang agan gunakan pada komputer yang terinstal NetLimiter tersebut?

      Delete
  41. Met mlm n salam kenal bang...
    Ilmu yg bermanfaat seklai..
    Ada yg sy tanyakan, kalau server yg OS windows XP apa bisa ngremot clients yg OS windows 7..??
    Sekian terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga dan terima kasih kembali. Coba instal dulu NetLimiternya di komputer yang Windows 7, jika berhasil dan tidak mengalami kendala, itu berarti jawaban dari pertanyaan agan adalah "BISA".

      Delete
  42. Mas.. ini saya dirumah kan make lan, saya cabangin ke wifi... saya detect ke leptop laen saya batasi udah bisa, tapi gimana cara mbatasi download klo yang conect ke LAN itu Ipad... apa bisa mas? "terimakasih" ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika yang agan maksud itu ingin membatasi Ipad tersebut dengan aplikasi NetLimiter, jelas tidak mungkin. Karena NetLimiter tentunya tidak bisa diinstal di Ipad tersebut. Tetapi agan bisa menggunakan software yang ada pada postingan saya:
      http://coolkadet.blogspot.com/2012/08/bandwidth-management-software.html

      Instal saja software tersebut pada salah satu komputer yang ada di jaringan LAN agan & ikuti tutorial pada postingan saya tersebut untuk membatasi Ipad yang agan maksud.

      Delete
    2. cara melihat IP client nya gmn gan ?

      Delete
  43. "Setelah selesai mengisi kolom "Host Info", klik tombol Connect maka otomatis akan muncul jendela "Logon User", langsung klik OK."

    disini keluar Error
    "Failed to connect to Netlimiter service.
    Hostname:192.168.1.30

    - The RPC server is unavailable.

    (Check event viewer for more details)

    nah mohon pencerahanya gan....

    ReplyDelete
  44. ini hampir sama seperti DU super controller

    ReplyDelete
  45. nih program kayake ampir sama dengan softperfect bandwith gan cuman lebh komplit, hanya saja yg jd masalah buat ane, 22 nya g bs mantau semua client gan ya?, harus satu2 diconnecin dl,ane nyari yang bisa memonitor pemakaian banwidt dari seluruh client serentak gan, n bs diatur limit dari server, ane kemarin nyobak trafick shaper xp sih bagus gan cuman masalah direport pemakaian bandwithnya sering ngaco

    ReplyDelete
  46. Selamat pagi...
    mas mau nanya untuk settingan dibagian Local Security Policy

    saya cari-cari di pc saya gak ada
    setelah ak browsing ternyata untuk windows XP Home Local Security Policy tidak ada...bagaimana dong mas...

    mohon bimbingannya...

    ReplyDelete
  47. terima kasih buat admin, sangat bijak dalam mengatasi masalah yg dibingungkan oleh user

    ReplyDelete
  48. oh iya, knapa PC client masih saja di otak atik pada bagian registrinya gan, mohon penjelasannya, fungsinya utk apa itu

    ReplyDelete
  49. gan gan, nambah clientnya kq gk bisa sih
    ada perintah :

    failed to connect to netlimiter service hostname : IP client
    -The RPC server is unavailable.
    (check event viewer for more details)

    gmn tuh ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama saya jg gitu...
      mohon penjelasannya...

      Delete
  50. Mas Mau tanya saya pakai internet kecepatan 512kbps mau di share ke 2 PC ini pembagian nya berapa mas ?
    Terima kasih

    ReplyDelete
  51. ijin sedot gan......... tapi pas dah saya instal kok register-nya dan serial number-nya dah nggak fungsi lagi?kalo di lik nggak mau keluar tampilan register ama sn-nya, mohon infonya gan.......makasih sekali gan............

    ReplyDelete
  52. Gan...sy pengelola warnet memiliki 14 klien 1 server dimana dr 14 klien itu sy gunakan untuk game online 8 klien dan sisanya untuk browsing biasa gmn sebaik nya setingan DL limit dan UL limit,terus pada saat remote connect ada yang harus mengisi user name sehingga sampai tidak conect dengan server,gmn mengatasi masalah ini gan.
    terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
  53. Thanks For berbagi Ilmu. Salam Kenal.

    ReplyDelete
  54. Nggak bisa Remote ke Clien, kenapa gan?

    ReplyDelete
  55. mau nanya gan
    remote client kok keluar peringatan "the RPC server is unaviable" itu kenapa yah gan
    makasi sebelumnya

    ReplyDelete
  56. thanks bgt gan.. izin sedot nii.. ane coba dulu.. mantap gan.. indahnya berbagi... :-)

    ReplyDelete
  57. gan, saat nambah clientnya kenapa gk bisa y
    ada perintah :

    failed to connect to netlimiter service hostname : IP client
    -The RPC server is unavailable.
    (check event viewer for more details)
    Mohon bantuannya,

    ReplyDelete
    Replies
    1. gan tolong lebih spesifikasi lagi masalah code registrasi dan name registrasi,saya tidak bisa masuk pada saat registrasi...plesss

      Delete
  58. maf gan sebelumnya...saya belum paham...untuk nilai download n upload d taroh dmn ya? apa seting nilainya di komuter server doank? trimakasih

    ReplyDelete
  59. bedanya apa ya .yang NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 32-bit dan NetLimiter 3 Pro v3.0.0.11 64-bit trimakasih?

    ReplyDelete
  60. Gan....saya sudah setengah jalan ini....mogok pas pengisian di remote admin
    pengisian address, user dan auto refresh..setelah tekan konek... mita pasword tpi katanya agan g' usah di isi paswordnya langsung klik ok...tpi server saya G' BISA..tetap minta pasword trus....gi mana tuh gan...bisa mintol di bantuin g...?

    ReplyDelete
  61. Maaf ane masih newbie, aplikasi ini pake Hardware Mikrotik juga atau nggak, mohon pencerahannya, soalnya warnet ane cuma penuh kalo orang pengen download aja?

    ReplyDelete
  62. Gan, pada waktu masuk tahap mengkoneksikan dengan client ada perintah memasukkan user name dan password. Ketika saya isi user namenya ternyata tidak mau jalan. Untuk catatan setiap computer di client maupun server tidak menggunakan user account. Bagaimana solusinya. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  63. gan,
    server ane pake win 7, client pake sp2 & sp3 berjalan mulus" aje
    tp kalo client yg pake win 7, kok g bisa diremote dari server ya?
    mohon pencerahannya
    thanks

    ReplyDelete
  64. artikelnya agan banyak yang dicopas blog orang lain. Mo tanya nih kalau kita akan memantau 4 pc client, harus masukkan IP sebanyak 4 juga ya di komputer server ?

    ReplyDelete
  65. mohon infonya gan,saya punya warnet 1 server dan 8 client menggunakan paket 2mb cara pembagianya gimana ya biar lancar smua client.trima kasih

    ReplyDelete
  66. gan ane mentog di bagian login user.
    password udah di kosongin tapi masih tetap maksa harus di isi password.
    tolong gan kasih penjelasannya lagi..
    sayang setengah beres nih.

    ReplyDelete

Komentar yang berisi keluhan, saran dan kritik yang membangun sangat saya tunggu. Terima Kasih...